GOOD NEWS......!!!!!
Untuk yang belum mendaftar Documentary Days Competition, kesempatan masih terbuka lebar. Pendaftaran dan Pembayaran biaya pendaftaran akan diperpanjang dan ditutup pada tanggal 8 November 2012.
So, what are you waiting for? Join our competition and dont miss a chance to get million Rupiahs. Let's Record-Play-Make a Change.
Kamu semua bisa daftar online di: http://tinyurl.com/9cbaqar
Untuk pembayaran pendaftaran dapat ditransfer ke:
Rekening Panitia Documentary Days 2012
Account No. : 900-00-0709621-8
On Behalf of : Ita Alvionita
Bank Account : Mandiri KCP UI Depok
Untuk informasi dan tata cara kelengkapan pendaftaran dan pengiriman film Lihat di:
Jika masih ada pertanyaan, silahkan hubungi: Faritz (0812 6359 6682) atau Agnes (0853 2706 9403)
Sunday, October 28, 2012
Sunday, September 16, 2012
About Cultural Legacy
Sudah tau dong dengan tema Documentary Making Competition kita tahun ini? yak tema yang diusung adalah........ *drum roll*
Cultural Legacy; Exploring The Uniqueness of Myth, Legend, and Tradition in Indonesia
Cultural Legacy atau Warisan Budaya, adalah
segala suatu hal yang berasal dari kearifan manusia dan masyarakat di masa lalu
yang nilai ataupun wujudnya masih diwariskan sampai ke zaman sekarang. UNESCO
menggolongkan warisan budaya dunia atas dua jenis, yaitu yang tangible (dapat
disentuh) seperti bangunan, monumen, pakaian, patung, candi dan yang intangible (tidak
dapat disentuh) seperti musik, tari, bahasa dan konsep-konsep.
Warisan-warisan budaya tersebut, sudah
selayaknya dijaga kelestariannya serta haruslah mempunyai pemilik dan penjaga
budaya. Para penjaga budaya itu seharusnya dapat mengurusi sistem peninggalan kekayaan
budaya dan melanjutkannya sampai sekarang serta menjaga keeksistensiannya agar
tidak hilang termakan zaman. Dalam hal ini, kita sebagai masyarakat Indonesia
tentunya harus ikut berperan dalam menjaga kebudayaan kita
Berbicara mengenai Indonesia’s Cultural
Legacy, berarti kita berbicara tentang warisan budaya negara Indonesia
yang amat sangat kaya. Ya, dan Tema
inilah yang diangkat dalam Documentary-Making Competition kali ini. Cultural
Legacy: Exploring Indonesia’s Greatest Myth, Legend and Tradition. Warisan
budaya yang dijadikan dalam tema Documentary-Making Competition tahun ini
menyangkut tiga hal, yaitu: Mitos, Tradisi dan Legenda. Seperti apakah
klasifikasi dari masing- masing tema diatas? Mari kita ulas sejenak
1. Mitos (mi.tos)
Dalam sejarah kehidupan
masyarakat di Indonesia, istilah mitos tentunya sudah sangat lazim terdengar. Di
dalam KBBI, Mitos diartikan sebagai cerita suatu bangsa tentang dewa dan pahlawan zaman
dahulu, mengandung penafsiran tentang asal-usul semesta alam, manusia, dan
bangsa tersebut mengandung arti mendalam yg diungkapkan dengan cara gaib;
(nomina). Mitos sangat berhubungan dengan terjadinya
tempat, dan adat istiadat masyarakat. Berikut ini beberapa contoh mitos di
Indonesia:
1. Cerita
terjadinya mado-mado atau marga di Nias (Sumatra Utara)
2. Cerita Barong
di Bali.
3. Cerita Nyai
Roro Kidul (Ratu Laut Selatan)
4. Cerita
tentang Dewi Sri atau Dewi Padi
Dalam pengertian lain, mitos
dipercaya sebagai ajaran nenek moyang manusia tentang apa yang tidak boleh
dilakukan atau larangan-larangan yang apabila dilanggar akan menimbulkan efek
yang tidak menyenangkan. Di kota – kota besar yang dihuni oleh masyarakat yang
sudah sangat modern, mitos sudah dianggap sebagai isapan jempol belaka. Tetapi
di pedesaan masih banyak yang mempercayai mitos walaupun sebenarnya secara logika
hal tersebut tidak masuk akal. Beberapa contoh mitos yang
berkembang di Indonesia: Wanita tidak boleh duduk di
depan pintu, Jangan bersiul pada malam hari, tidak boleh Memakai payung di dalam rumah, Berfoto bersama dalam jumlah ganjil, menggunting kuku dimalam hari.
2. Legenda (le.gen.da)
Legenda adalah cerita prosa rakyat yang dianggap oleh yang mempunyai cerita sebagai sesuatu yang benar-benar terjadi. Oleh karena itu, legenda sering kali dianggap sebagai "sejarah" kolektif (folk history) (dikutip dari Wikipedia). Legenda dapat juga berupa cerita rakyat pada zaman dahulu yang ada hubungannya dng peristiwa sejarah (dikutip dari KBBI).
Legenda adalah cerita prosa rakyat yang dianggap oleh yang mempunyai cerita sebagai sesuatu yang benar-benar terjadi. Oleh karena itu, legenda sering kali dianggap sebagai "sejarah" kolektif (folk history) (dikutip dari Wikipedia). Legenda dapat juga berupa cerita rakyat pada zaman dahulu yang ada hubungannya dng peristiwa sejarah (dikutip dari KBBI).
Contoh
cerita legenda di Indonesia diantaranya: Legenda Sangkuriang, Legenda Buaya
putih dari Maluku, Lutung Kasarung, Legenda Babi ngepet, Legenda Barong di Bali,serta
Legenda dan sejarah Keris
3. Tradisi (tra.di.si)
Tradisi
dalam pengertian menurut KBBI adalah:
1. adat kebiasaan turun-temurun (dr nenek
moyang) yg masih dijalankan dl masyarakat; (nomina)
2. penilaian atau anggapan bahwa cara-cara yg
telah ada merupakan yg paling baik dan benar (nomina)
Tradisi atau kebiasaan adalah sesuatu yang telah
dilakukan sejak lama dan menjadi bagian dari kehidupan suatu kelompok masyarakat, biasanya dari suatu negara,
kebudayaan, waktu, atau agama
yang sama. Hal yang paling mendasar dari tradisi adalah adanya informasi yang diteruskan dari generasi ke generasi baik
tertulis maupun lisan, karena tanpa adanya ini, suatu tradisi dapat punah. (dikutip dari
Wikipedia)
Di Indonesia sendiri, karena masyarakatnya
sangat majemuk dan kebudayaannya sangat beragam, sangat banyak tradisi yang
dapat kita temukan, diantaranya:
1. Tradisi Baratan Menjelang Puasa di Jepara
2. Tradisi Tekane Pitu di Tengger
3. Tradisi 40 Hari & Potong Rambut
4. Tradisi Tenongan Wonosobo
5. Tradisi Bersih Desa Sokoliman Karangmojo
6. Tradisi Pukul Sapu di Maluku
3. Tradisi 40 Hari & Potong Rambut
4. Tradisi Tenongan Wonosobo
5. Tradisi Bersih Desa Sokoliman Karangmojo
6. Tradisi Pukul Sapu di Maluku
Tradisi dapat pula berkembang menjadi
kesenian, seperti seni tari, seni musik, seni teater dan lain sebagainya. Tarian
Tradisional khas Indonesia yang sudah
dijadikan tradisi sejak masa lampau diantaranya: Tari Saman dan seudati dari
Aceh, Tari Pendet, Legong dan Kecak dari Bali, Tari Topeng dan ari Yapo ng dari
DKI Jakarta, Tari Merak dari Jawa Barat, Tari
Perang Papua, dan amsih banyak lagi. Musik Tradisi khas Indonesia tentunya juga
sangat beragam, seperti: Gamelan, Angklung, Suling, dan lain-lain. Yang tidak
kalah menariknya adalah Seni teater tradisi khas Indonesia, seperti: Wayang
kulit, Wayang orang, Ketoprak, Lenong, dan Makyong.
Nah, sudah
dapet gambaran dari tema kita tahun inin kan J Tunggu
apa lagi, segera daftarkan film dokumenter buatan kalian di Documentary days
2012 dan raih total hadiah Millions Rupiah!
Saturday, September 15, 2012
What is a Documentary?
Sebelum membuat sebuah film dokumenter, tentunya kalian
harus tahu dulu apa sih yang dimaksud film dokumenter? Bagaimana ciri-cirinya?
Apa yang membedakannya dari jenis film lainnya?
Film Dokumenter adalah sebuah film yang mempresentasikan
atau mendokumentasikan kenyataan. Membuat film dokumenter berarti menampilkan
fakta-fakta yang sebenarnya terjadi dalam kehidupan.
"Documentaries
bring viewers into new worlds and experiences through the presentation of factual information about real people,
places, and events, generally -- but not
always -- portrayed through the use of actual images and artifacts. But
factuality alone does not define documentary films; it's what the filmmaker
does with those factual elements, weaving them into an overall narrative that
strives to be as compelling as it is truthful and is often greater than the sum
of its parts."
--Sheila Curran
Bernard, Author of Documentary Storytelling
Dari kutipan diatas, dapat dinyatakan bahwa fakta yang difilmkan bukanlah satu-satunya
faktor yang menjelaskan film dokumenter itu sendiri. Semuanya ada ditangan para
filmmaker, bagaimana mereka dapat menyajikan dan mengungkapkan fakta dengan
cara mereka sendiri, merangkai alur cerita dengan menarik tapi tidak merusak
fakta yang disajikan. Dengan kata lain, apa yang direkam dan difilmkan adalah
berdasarkan fakta yang ada, tetapi dalam penyajiannya, filmmaker dapat
memasukkan pemikirannya ke dalam fakta yang ada. Hal ini tidak terlepas dari
salah satu tujuan pembuatan film yakni menyalurkan apa yang sebenarnya menjadi
pikiran dan perspektif kita kepada orang yang menonton.
Dalam membuat sebuah fil dokumenter, diperlukan riset yang mendalam tentang fakta yang diangkat. Karena aktor dan aktrisnya adalah real people, yaitu orang-orang yang menjadi narasumber sekaligus langsung terlibat dalam real action atau fakta yang benar-benar terjadi, maka dibutuhkan wawancara yang kemudian dirangkai menjadi sebuah potongan film yang menarik untuk ditonton. Jika bicara masalah budget, membuat film dokumenter tidak memerlukan budget sebesar pembuatan feature film. Tetapi hal ini belum tentu menjadikan film dokumenter tidak komersil. Lihat saja film Fahrenheit 9/11 (trailer), disutradarai oleh Michael Moore yang mengkritik tentang pemerintahan George W. Bush dan pemberitaan terhadap terorisme di media masa yang meraup $119,194,771 perolehan box officenya. Ada juga film March of the penguins (trailer) yang menggambarkan perjalanan tahunan penguin kaisar dari Antartika, memperoleh $77,437,223. WOW, angka yang cukup fantastis bukan?
Dalam membuat sebuah fil dokumenter, diperlukan riset yang mendalam tentang fakta yang diangkat. Karena aktor dan aktrisnya adalah real people, yaitu orang-orang yang menjadi narasumber sekaligus langsung terlibat dalam real action atau fakta yang benar-benar terjadi, maka dibutuhkan wawancara yang kemudian dirangkai menjadi sebuah potongan film yang menarik untuk ditonton. Jika bicara masalah budget, membuat film dokumenter tidak memerlukan budget sebesar pembuatan feature film. Tetapi hal ini belum tentu menjadikan film dokumenter tidak komersil. Lihat saja film Fahrenheit 9/11 (trailer), disutradarai oleh Michael Moore yang mengkritik tentang pemerintahan George W. Bush dan pemberitaan terhadap terorisme di media masa yang meraup $119,194,771 perolehan box officenya. Ada juga film March of the penguins (trailer) yang menggambarkan perjalanan tahunan penguin kaisar dari Antartika, memperoleh $77,437,223. WOW, angka yang cukup fantastis bukan?
Well, jika sudah memperoleh gambaran tentang film dokumenter,
tunggu apa lagi? Buat tim dan bikin film dokumenter! Lalu Kirim dan daftarkan film buatan kalian ke Documentary Competition – Documentary Days 2012. Kalau ada yang
ragu, kalian bisa nanya ke kita mengenai teknis lomba :) . Kalian bisa mention twitter kami di @docdasFEUI, wall di facebook kami: Docdays FEUI, atau kalian juga bisa menghubungi Faritz (081263596682) untuk teknis lombanya. We’re waiting for your
enchanting, dazzling and fascinating movie guys!!
EVENT division, Documentar Days 2012
:)
Sunday, September 9, 2012
Pendaftaran Online Film Dokumenter
Bagi para pendaftar kompetisi film dokumenter, caranya gampang banget! Silahkan isi aja form regitrasinya di http://tinyurl.com/9cbaqar
*pengisian form online ini merupakan tahap awal dari registrasi. Anda bisa melengkapi persyaratan pendaftaran setelah mengisi form online ini.
*pengisian form online ini merupakan tahap awal dari registrasi. Anda bisa melengkapi persyaratan pendaftaran setelah mengisi form online ini.
Monday, July 2, 2012
Subscribe to:
Posts (Atom)
